Social Icons

Friday, November 14, 2014

Sepenggal Puisi NORMAN EDWIN

PUISI SANG BERUANG GUNUNG

Salah satu tulisan yang menyentuh di dalam buku CATATAN SAHABAT SANG ALAM adalah ketika Ekspedisi di Sungai Alas. Bercerita tentang tragedi memilukan yang merenggut nyawa dua orang sahabat terbaik yang akan pergi untuk selamanya. Berikut penggalan tulisan tersebut:
Langit mendadak runduk kelabu
Di sini kita tak sempat lagi bicara tentang sepi
Dan membenahi jejak mimpi selama ini
"Hidup tak perlu ditangisi!", katamu
Untuk melintasi sungai
Untuk memulai hidup ini dibutuhkan keberanian
Namun tak usah berlebihan
Karena gerimis luruh pun menyimpan kemungkinan
Sungai yang angkuh tengadah dipermainkan musim
Mengubah kita dengan nasib yang tak terduga
"Hidup harus lebih dari sekedarnya"
Seorang bernama Norman Edwin pada 1976 - 1992 yang identik dengan pendaki gunung, pengembara ilmiah, pelayar lautan, dan penulis kisah perjalanan andal yang sudah punya "umat"-nya sendiri. Kini setelah hampir 22 tahun sepeninggalannya, nama itu masih lekat dalam ingatan sebagian diantara kita.
***
Aku selalu mengenangmu dan mengagumimu sebagai seorang Petualang Sejati yang perna di terlahir di negeri  INDONESIA.

No comments:

Post a Comment